POSTINGAN UNGGULAN

Masakan Khas Yogyakarta Wajib Anda Coba

masakan khas Yogyakarta


Jalan-jalan dikota Yogyakarta selalu menyenangkan, apalagi dikota ini tersedia banyak jenis masakan khas Yogyakarta yang variatif. Jadi, sangat disayangkan apabila anda berkunjung dikota ini tanpa menikmati berbagai masakan khas yang tersedia. Perlu anda ketahui bahwa kota ini selain terkenal sebagai kota pelajar juga terkenal sebagai kota dengan seribu kuliner. Hal ini disebabkan ada banyak jenis masakan yang tersedia guna memanjakan lidah pengunjungnya. Maka dari itu, tidak heran jika banyak wisatawan dari dalam dan luar negeri berkunjung di kota ini untuk wisata kuliner.
Anda harus tahu bahwa di kota ada banyak jenis masakan yang sudah diklaim oleh masyarakat sekitar sebagai masakan khas Yogyakarta. Dalam artikel ini akan kami informasikan beberapa masakan yang menjadi tujuan para wisatawan untuk memanjakan lidah ketika berkunjung di Yogyakarta.
Pertama adalah sate petir dan tongseng petir pak nano. Tenang, petir yang satu ini tidak membunuh tapi akan memanjakan lidah para pecinta kuliner pedas di Jogja. Tempat kuliner ini tepatnya dijalan lingkar Selatan, Desa Tirtonimolo 90, Kasihan, Bantul. Percayalah, meskipun Anda ialah seorang yang anti kambing, Anda akan menyukai hidangan di sini. Khusus untuk Anda yang suka pedas, pasti anda akan ketagihan.
Kedua, sate klathak pak bari. Salah satu cita rasa kuliner khas Jogja yang tak boleh dilewatkan adalah sate klathak pak bari. Lokasinya tidak terlalu sulit ditemukan, terletak di dalam pasar Imogiri, tepatnya sekitar 4,5 km dari jalan lingkar selatan menuju kuburan para raja di Imogiri. Uniknya, sate klatak ini hanya dibumbui dengan garam, namun tetap menyajikan sate dengan tekstur lembut, dengan aroma kambing yang menendang dan rasa asli daging segar.
Ketiga yakni sambal welut pak sabar. Banyak pengunjung yang datang meski harus blusukan untuk pergi ke warung yang berada di sekitar Jl. Imogiri Barat Km. 4, tepatnya di Dokaran, Tamanan, Banguntapan, Bantul. Maka tidak heran, sebab sambal cabe hijau dan welutnya sangat enak, lezat dan sangat cocok dinikmati dengan berbagai lauk pauk yang disediakan.
Keempat yakni mangut lele dan gudeg nggeneng mbah marto. Keunikan warung ini adalah makanan yang dijual langsung disajikan di pawon (dapur khas Jawa). Kompor yang digunakan masih berupa tungku bata dengan bahan bakar kayu bakar dan sekam kelapa. Kedai ini terkenal dengan gudeg yang dihidangkan dengan ikan lele asap. Kuahnya membuat nagih dengan rasa pedas yang memberi rasa segar.
Lokasi kedai makanan gudeg mangut lele mbah marto nggeneng terletak di Dusun Nengah, Ngiri-Ngiri, Panggungharjo, Sewon, Bantul. Lokasinya berada di pedesaan, namun jangan khawatir, karena lokasi ini sangat terkenal di Jogja. Kelima adalah bakmi harjo geno. Bagi anda pecinta mie Jawa, saya kira belum lengkap jika belum menikmati mie ini. Kualitas rasa tetap terjaga dengan tidak pernah mengurangi dosis bumbu dan selalu menggunakan telur itik. Untuk kaldu, dibuat dari rebusan potongan ayam kampung betina.
Masakan khas Yogyakarta yang terakhir adalah ayam goreng mbah cemplung. Bagi anda pecinta ayam goring wajib hukumnya berkunjung kesini. Rasa ayam goreng super gurih menembus sampai ke bagian dalam ayam. Belum lagi tingkat kematangan ayam yang cukup sempurna. Tidak perlu garing, tapi matang secara menyeluruh. Rumah makan yang terletak di daerah Sembungan, Kasihan, Bantul ini selalu ramai dikunjungi oleh wisatawan baik dalam maupun luar negeri. Itulah beberapa masakan yang wajib anda coba ketika anda berkunjung ke Yogjakarta, kami jamin anda akan ketagihan.


Comments